Survivor Autoimun, Enzy Storia Ungkap Perawatan yang Dijalani

Survivor Autoimun, Enzy Storia Ungkap Perawatan yang Dijalani

Suara. com – Enzy Storia menjadi salah satu artis Indonesia yang mengidap penyakit autoimun. Enzy mengidap penyakit tersebut sejak duduk di bangku SMA.

“Jadi awalnya itu SMA kelas 2 akhir, gue ngerasa kaki gue bengkak di tumit sebelah kiri, ” tutur Enzy di channel YouTube Mikha Tambayong beberapa waktu lalu.

“Terus kayak, jari-jari kaki gue ngilu. Gue kira gejalanya itu mirip banget sama orang kena asam urat. Terus gue kira gue keseleo, karena gue har mulighed for at anaknya agak aktif ya, nggak bisa diem. Terus ya udah, sempet diurut, ternyata nggak ngaruh, ” lanjutnya.

Kondisi Enzy semakin parah setiap harinya hingga membuat teman-temannya khawatir. Pasalnya, Enzy juga mengalami demam hingga lemas.

Baca Juga: Dibongkar Desta, Enzy Storia Pernah Ditembak Dikta

Enzy Storia [Instagram]
Enzy Storia [Instagram]

Enzy yang saat tersebut masih berusia 17 tahun sempat menyembunyikan sakitnya dari sang ibu. Sebab, ibunya termasuk panikan.

“Gue bener-bener i have no idea banget deh pada saat itu. Oleh karena itu kondisinya gue tuh bukan jamaah yang suka ngeluh, jadi kalau gue sakit tuh gue diemin aja. Gue nggak suka minum obat, nggak suka ngomong (ke orangtua), kan nyokap gue tuh orangnya apa-apa kepikirannya lebay gitu, ” jelasnya.

Memendam rupanya bukan solusi, karena sakitnya semakin parah hingga membuat tubuhnya linu dan meriang. Dari yang awalnya hanya kaki, tangan dan pundak Enzy akhirnya ikut merasakan ngilu bahkan bengkak.

Hingga akhirnya ibu dari salah satu temannya menyuruh Enzy untuk memeriksakan kondisi kesehatannya ke rumah sakit. Ditemani ibunda temannya, mereka pun ke rumah sakit dan diketahuilah penyakit autoimun itu.

Dokter pun menduga dirinya menderita autoimun jenis Reumatois Artritis dan menyuruhnya untuk mengikuti serangkaian cek lab guna memastikan. Enzy dibuat shock saat mencari soal penyakit Reumatoid Artritis (RA) yg dimaksud dokter tadi.

Baca Juga: Enzy Storia Akan Bantu Pasien Positif Corona Selama Sebulan

“Terus gue pulang ke rumah, gue buka komputer, gue carilah tentang si penyakit ini. Wah, ngedrop tersebut aku, akhirnya gue nangis-nangis, crisis lah segala macem, ” tutur Enzy.